Vennie shella's Blog



kekuasaan dalam kelompok

KEKUASAAN DALAM KELOMPOK
kursi-kekuasaan

A. Definisi

1) Weber : kemungkinan dimana seseorang di dalam hubungan sosialnya mempunyai posisi untuk melakukan keinginannya tanpa perlawanan

2) Buckley :kendali atau pengaruh atas perilaku orang lain untuk mendukung pandangan seseorang tanpa sepengetahuan mereka, bertentangan dengan keinginan atau pemahaman mereka

3) Kipnis : interaksi antara dua pihak, pemegang kekuasaan dan target person, dimana perilaku tadi diarahkan oleh pemegang kekuasaan

4) Kekuasaan koersif : memaksa, bentuk-bentuk legitimasi dari pengaruh sosial, seperti ancaman, hukuman B.

Dasar-dasar atau Sumber-sumber Kekuasaan

1. Reward

2. Coersive

3. Legitimate

4. Referent

5. Expert

C. Proses-proses Kekuasaan

1. Adanya kepatuhan

2. Formasi Koalisi (sub kelompok dalam kelompok yang lebih besar)

Perubahan-perubahan dalam power holder:

1. Memperlebar jarak sosial antara dirinya dengan orang lain yang tidak punya power

2. Yakin bahwa yang nonpowerful tidak dapat dipercaya dan butuh “waskat” (pengawasan yang ketat)

3. Tidak menilai pekerjaan dan kemampuan dari orang yang kurang berkuasa

Perubahan-perubahan ketika powerless:

a. pasif dan menerima situasi

b. memberontak akan ketidaksamaan dan berusaha mendapatkan persamaan struktur

c. berusaha meningkatkan power secara tertutup dengan koalisi

d. menarik diri secara total dari kelompok

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: